Cegah Amputasi dengan Obat Luka Diabetes

Pada penderita diabetes, sedikit luka saja pada kulit membutuhkan waktu lama untuk sembuh. Pada tahap lebih lanjut, penderita diabetes rentan menderita luka diabetes pada bagian kaki, khususnya jari kaki. Kondisi ini juga biasa disebut tukak diabetik (diabetic ulcer). Obat luka diabetes umumnya dikelompokkan menjadi dua, yakni pengobatan penyakit utama (penyakit kausal), dan pengobatan luar untuk luka.


Pengobatan penyakit kausal

Luka diabetes terjadi pada penderita diabetes tahap lanjut. Secara otomatis, pengobatan terhadap penyakit utamanya (diabetes mellitus) akan turut serta mengobati luka diabetik. Pengobatan tipe ini mencakup pengobatan secara medis, seperti suntik insulin atau obat-obatan hipoglikemik. Selain itu, obat-obatan herbal seperti ekstra teripang laut yang dapat meringankan penyakit diabetes mellitus juga akan ikut serta menyembuhkan luka diabetik.

Pengobatan luka diabetik

Pengobatan tipe ini ditujukan untuk mengatasi ulkus atau luka. Obat luka diabetes yang lazim diresepkan oleh dokter adalah antibiotika atau kemoterapi. Selain ity, sejumlah obat untuk mengempeskan luka juga digunakan, seperti larutan antiseptik atau klorida ringan. Jika anda meminta bantuan tenaga medis, dokter bisa juga menutup luka menggunakan kassa steril untuk mencegah infeksi dari luar.

Luka diabetik adalah pertanda pemburukan penyakit. Jika dibiarkan berkepanjangan, luka diabetik akan menyebar dan merusak jaringan lainnya. Akibatnya, penderita terancam menjalani amputasi. Jika anda menemukan gejala awal seperti luka atau mata ikan yang tidak sembuh-sembuh di bagian kaki, khususnya sela jari, jari bengkok, penonjolan tulang, dan kulit mudah mengelupas, sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter untuk mencegah pemburukan luka diabetik dan anda bisa mendapatkan obat luka diabetes sedini mungkin.