Obat Herbal Diabetes Melitus / Kencing Manis : Singkirkan Diabetes Dengan Bustru

Ny. Ratna Halimoen Margono mengeluh kadar gula darahnya naik. Iparnya lantas menganjurkannya mengkonsumsi biji bustru (Luffa cylindrica). Obat rekomendasi sang ipar ternyata manjur. Gejala-gejala gangguan fisik akibat tingginya kadar gula darah menghilang. Sampai kini ibu berusia 60 tahun itu menggunakan biji bustru untuk “mengatur” kadar gula darahnya agar tetap normal.

Sebagai penderita diabetes melitus atau kencing manis, Ny. Ratna disarankan untuk mengatur menu makanannya. Pasalnya, salah makan bisa berakibat meningkatnya kadar gula dalam darah. Namun dengan makan biji bustru, penyakitnya bisa diajak kompromi. Bahkan ibu yang berprofesi apoteker itu menerapkan pepatah “sedia payung sebelum hujan”. Maksudnya, kalau akan makan dengan kandungan nutrisi lebih dari yang seharusnya, dia makan biji bustru terlebih dahulu. Dengan demikian, makanan yang dikonsumsinya tidak menyebabkan naiknya kadar gula darah.

Kasus Ny. Ratna tidak sendirian. Mertua adiknya juga penderita diabetes berat. Operasi yang mestinya dijalani gagal lantaran kadar gula darahnya terlalu tinggi. Oleh familinya, dia dianjurkan makan biji bustru. Hasilnya, gula darah turun dan operasi bisa berlangsung dengan selamat.

Pengobatan dengan biji bustru bisa jadi alternatif yang murah bagi penderita diabetes. Dengan menelan 1-2 butir / hari, kadar gula aman. “Saya hanya makan 1-2 butir / hari, jangan dikonsumsi berlebihan karena ini “obat keras” kata Ny. Ratna mengingatkan. [Sumber : Trubus - Seri Pengalaman Obat Tradisional Sembuhkan Mereka, 2002]

Keampuhan bustru untuk mengobati diabetes ini saya (penulis) “saksikan sendiri”. Sebelum membaca artikel diatas, seorang bawahan Bapak saya yang kebetulan pada waktu itu masih menjabat sebagai Kepala Cabang Dinas Pendidikan (sekarang sudah pensiun) menderita penyakit diabetes melitus atau kencing manis yang sudah parah / berat. Dia bahkan sudah kesulitan beraktivitas. Sampai kemudian dia berobat dengan semacam biji-bijian. Luar biasa, dia yang tadinya terbaring dan tergolek lemah di tempat tidur dalam jangka waktu yang tidak lama kesehatannya kembali pulih.

Rekan kerja Bapak yang juga menderita diabetes melitus/ kencing manis setelah mengetahui hal tersebut kemudian mencoba berobat dengan biji-bijian ini. Hasilnya tidak jauh berbeda. Kadar gulanya turun secara signifikan sampai - sampai dokter yang merawatnya keheranan karena berpikir tidak biasanya resep obat diabetes yang walaupun sangat mahal bisa semanjur itu. Rekan kerja Bapak tidak cerita ke dokter bahwa yang menyembuhkannya adalah biji – bijian yang kemudian setelah saya membaca artikel TRUBUS di atas baru diketahui namanya biji bustru (Luffa cylindrica) bukan resep obat dari dokternya.