Teknik Dan Cara Penyemaian Biji Gaharu

Teknik penyemaian ini bersifat relative, sehingga masih bisa menyesuaikan apabila ada cara lain. Mudah-mudahan bisa memberikan sedikit gambaran.

Sebelumnya:
o Buah dikering anginkan sampai pecah sendiri
o Biji dipisahkan

Cara Penyemaian Biji Gaharu Dalam Bedeng Semai:
  1. Penyemaian bisa dibedeng semai atau dalam bak tabur
  2. Media semai : campuran pasir halus, kompos organik halus dan arang sekam padi dengan perbandingan yang sama, kedalaman penanaman 2 cm.
  3. Benih disemaikan, idealnya bedeng semai perlu diberi tutup plastik transparan atau sungkup, tujuannya untuk memberikan kondisi kelembapan yang sesuai sehingga intensitas penyiramannya bisa tiga hari sekali
  4. Benih akan mulai berkecambah setelah 10-15 hari disemaikan.
  5. Anakan tersebut dibiarkan tumbuh hingga menghasilkan 2-3 pasang daun dan tinggi mencapai 8-10 cm. Diperkirakan anakan dengan kondisi demikian sudah berumur sekitar 35-40 hari sehingga tidak mudah rusak jika dipindahkan ke dalam pollybag.

Kriteria bibit yang siap ditanam kelapangan (hasil ujicoba kami di plot penelitian):
  1. Tinggi 25 cm ke atas, bibit yang terlalu tinggi (1 meter) susah beradaptasi dengan lingkungan, sehingga cenderung mati.
  2. Bibit yang tinggi 25 cm, cenderung perakarannya bagus (belum tembus pollybag) sehingga kerusakan akar bisa diminimalisir. Akan tetapi sebaliknya bagi bibit yang tinggi (1 meter).
  3. Bibit sudah bercabang, kondisi bibit yang masih berbentuk pakis (belum bercabang) pertumbuhannya kurang bagus.
  4. Diameter bibit berkisar 0.6 cm
Menyediakan / jual bibit pohon penghasil gaharu jenis Aquilaria malaccensis Lamk.