PRODUK UTAMA

SANREGOPLUS | Jamu herbal obat kuat alami dari kisah kuda liar

Si pengembala semakin penasaran, makan tanaman apa sehingga kuda jantan itu tidak puas hanya dengan satu betina... berkali-kali.


Jumat, 20 April 2018

Tanaman Sanrego Menolong SUAMI Yang Lagi Loyo : Tips Rumah Tangga Harmonis


[Kutipan Artikel Trubus : No. 360 edisi November 1999]. Sudirman akhirnya meluluskan gugatan cerai sang istri. Apa boleh buat, selama 5 tahun mengarungi bahtera rumah tangga ia tak bisa memberikan “nafkah” batin. "Senjata Loyo" menyerang pada minggu pertama perkawinan. Belakangan ia sudah nikah lagi menyusul anjuran kakaknya terapi dgn seduhan TANAMAN SANREGO atau nama latinnya Lunasia Amara Blanco (L. Amara).

Tadinya Sudirman (nama samaran) hampir putus asa. Bagaimana tidak, sewaktu masih pacaran mendambakan anak dari kekasih yang sangat dicintainya. Tahunya, jangankan keturunan, hari-hari penuh kemesraan malah seakan jadi neraka. Beruntung saudara-saudaranya selalu menasehati dan  membesarkan hati termasuk mendukung pendanaan untuk terapi kemana pun ia mau. Maklum lelaki asli Bone Sulalwesi Selatan ini hanya bekerja sebagai pegawai negeri. Mulai dari dokter spesialis hingga dukun nun jauh disana tak terlewatkan didatangi. Namun usahanya tak membuahkan hasil hingga keputusan cerai diambil.

Jalannya memang ada-ada saja. Seorang petani di Desa Sanrego Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan tengah mengembalakan kuda. Daerah ini memang tercatat sebagai sentra kuda. Kuda kuda bagus untuk pacu kebanyakan di datangkan dari sini. Jadi tak heran bila dalam pengembalaan ada puluhan kuda yang harus diawasi. Namun pengalaman belasan tahun nyaris tak ditemukan kuda kaw1n di padang penggembalaan. Sehingga ketika terlihat ada kuda jantan agresif, mengejar dan  menaiki kuda betina, timbul pertanyaan dalam benak si penggembala.

Oh...., ternyata ada daun berukuran besar, panjang sekitar 30 cm dan  lebar 15 cm, dimakan kuda tadi. Tumbuhan yang berdaun mirip jantung ini mencolok diantara semak belukar. Si pengembala semakin penasaran, kuda jantan itu tidak puas hanya dengan satu betina. Beberapa ekor menjadi pemuas nafsu birahinya. Padahal, dalam menjalankan aksinya setiap betina dinaiki berkali-kali.. Itung – itung sebagai kelinci percobaan si pengembala mencoba merebus batang kayunya. Tentu saja setelah dipotong potong terlebih dahulu. Lalu air hasil rebusannya diminum. Luar biasa, "semangat" dan  kekuatan si penggembala memuncak tak seperti biasa.

Informasi berharga inilah yang kemudian dibuktikan oleh Sudirman. Dia minum seduhan kayu tanaman L. Amara 5 gelas berturut turut dan hasilnya Sudirman sudah dikaruniai anak dari istri barunya.  Hal yang sama juga dialami Asmuddin dari Bone yang mengalami "loyo" karena suka "jajan".

Tanaman L. Amara sudah diteliti secara ilmiah dan  khasiatnya untuk membangkitkan semangat pria sudah diakui banyak orang serta mendapat respect dari dr. Boyke yang merupakan seksolog ternama. Selain sebagai pembangkit "semangat" tanaman L. Amara juga secara tradisional sering digunakan sebagai penurun gula diabetes melitus, anti diare, penawar racun, anti malaria, kelainan kulit dan  gigitan ular.

Orang yang tertarik pada kisah Tanaman L. Amara ini tidak hanya dari kalangan awam. Prof. Dr. H. Muhsin Darise, M.Sc, Guru Besar Farmasi UNHAS sampai mengorbankan biaya untuk menelitinya. Beberapa ilmuwan yang juga meneliti L. Amara diantaranya : Ludvina S. De Padua dari Filipina, Linda S dan  Mimi D. dai dari UNHAS, serta Nurbita peneliti dari Universitas Pancasakti. Saking yakinnya Prof. Dr. H. Muhsin Darise, M.Sc yang merupakan lulusan S1 ITB tahun 1974, S2 dan  S3 Hirosima University Jepang dalam bidang farmasi tahun 1981 dan  1985 mengatakan "Saya jamin kehebatan kayu L. Amara meningkatkan "semangat" laki-laki."

Baca Lebih Lengkap di www.gogreen.web.id
Info : Hanya SMS/WA 081 320 321 322